PANGKALPINANG - Untuk menciptakan tenaga ahli konstruksi yang andal berkualitas dan berkompeten di Bidang Jasa Konstruksi dalam kegiatan Pelatihan Tenaga Ahli Konstruksi, Dinas PUPRPRKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengundang Dosen Teknik Sipil di Universitas Bangka Belitung Desy Yofianti, S.T., M.T untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini dan memberikan materi mengenai Metodologi Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi dalam Pekerjaan Persiapan dan Penyusunan Jadwal Pelaksanaan/ Kurva S, pada Senin (13/09/2021).
Di depan peserta Desy menerangkan dalam pengerjaan suatu proyek penentuan jadwal proyek harus ditetapkan agar pengerjaan bisa terselesaikan tepat waktu.
“Jangka waktu kegiatan proyek yang harus diselesaikan yang didalamnya meliputi tenaga kerja, biaya, alat, bahan baku, metode pelaksanaan dan waktu yg dibutuhkan oleh setiap aktivitas saat pekerjaan”
Ia juga menekankan bahwa jadwal pelaksanaan penting agar suatu proyek bisa berhasil. “Jika jadwal salah maka pelaksanaan tidak akan berjalan lancar dan bahkan suatu proyek bisa saja gagal maka dari itu diperlukan orang yang berpengalaman dalam penjadwalan pada pelaksanaan proyek sebelumnya” ungkapnya.
Pengawasan atau monitoring menjadi penentu agar penjadwalan tepat sasaran sehingga bisa menghasilkan sumber daya maksimal waktu efisien hasil pelaksanaan berkualitas.
Beberapa manfaat penjadwalan pelaksanaan proyek adalah menampilkan hubungan tiap kegiatan terhadap keseluruhan proyek, kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, biaya untuk tiap kegiatan, kebutuhan material yang diperlukan, kebutuhan peralatan untuk tiap kegiatan, metode kerja yang diterapkan untuk setiap kegiatan dan mengidentifikasi tahapan urutan kegiatan.
“Pembuatan jadwal proyek juga berfungsi untuk menjadi pedoman beberapa stakeholder diantaranya bagi kontraktor, Direksi untuk memonitor pekerjaan sesuai jadwal atau tidak, untuk mengevaluasi pekerjaan yang sudah diselesaikan, mengatur kecepatan suatu pekerjaan, menentukan tahap-tahap pekerjaan sesuai urutan waktu pelaksanaan, memperkirakan biaya yang harus disediakan dalam jangka waktu tertentu, dan memperkirakan jumlah tenaga kerja, jumlah dan macam alat serta material yg diperlukan” tambahnya.
Usai menerangkan materi kepada peserta pelatihan, kemudian peserta dibuatkan kelompok berjumlah 5 orang yang terbagi menjadi 6 kelompok untuk diberikan tugas mengenai Penyusunan Laporan Pekerjaan Konstruksi untuk nantinya dipresentasikan di hari ke 3 (tiga) di hari Rabu, 14 September 2021.